ANALISIS KUALITAS UDARA TERHADAP AKTIVITAS TRUK BATUBARA DI PROVINSI JAMBI

Penulis

  • Hayyu Salma mahasiswi

Kata Kunci:

Batubara, Kualitas Udara, Udara Ambeien, Truk Batubara

Abstrak

Provinsi jambi merupakan salah satu Provinsi di Indonesia dengan potensi kekayaan tambang yang cukup besar salah satu diantaranya adalah tambang batubara. Dari 9 Kabupaten 2 Kota madya, terdapat 6 Kabupaten penghasil tambang batubara yang pengangkutan dari lokasi tambang ke pelabuhan menggunakan transportasi darat seperti truk.  Emisi gas buangan dari truk angkutan batubara dan debu batubara ini mengakibatkan dampak terhadap kesehatan masyarakat, karena besarnya kadar debu yang ada di udara ambien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kualitas udara pada saat truk angkutan batubara beroperasional dan tidak beroperasional serta menganalisa korelasi kualitas udara dengan aktivitas truk batubara. Metode penelitian menggunakan analisa statistik deskriptif yang menggambarkan kualitas udara di lokasi pengukuran. Alat yang digunakan software windy.com. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai maksimal pada saat truk angkutan batubara beroperasional nilai konsentrasi SO2 sebesar 7,36 ug/m3 berlokasi Selat, nilai konsentrasi NO2 sebesar 4,89 ug/m3 berlokasi di Jalan Lingkar Selatan, nilai konsentrasi Massa Debu sebesar 3,42 ug/m3 berlokasi di Merlung. Sedangkan nilai kualitas udara terendah pada saat truk batubara tidak beroperasional konsentrasi PM2.5 sebesar 11,84 ug/m3 berlokasi Simpang Bajubang.

Unduhan

Diterbitkan

2024-03-28

Cara Mengutip

Salma, H. (2024). ANALISIS KUALITAS UDARA TERHADAP AKTIVITAS TRUK BATUBARA DI PROVINSI JAMBI. JSSIT: Jurnal Sains Dan Sains Terapan, 2(1). Diambil dari https://jurnal.fst.uinjambi.ac.id/index.php/Jssit/article/view/44

Terbitan

Bagian

##section.default.title##